Bappeda Kota Surakarta menggelar rapat persiapan pembentukan Tim Koordinasi Program Ketangguhan Banjir Perkotaan atau National Urban Resilience Project (NUFReP). Rapat dihadiri oleh berbagai unsur perangkat daerah, akademisi, serta lembaga kebencanaan guna menindaklanjuti program nasional dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PPN/Bappenas dalam rangka pengurangan risiko banjir secara terpadu.
Kota Surakarta menjadi salah satu dari 10 lokasi tambahan pada tahun 2026 dalam pelaksanaan program NUFReP, yang berfokus pada peningkatan infrastruktur pengendali banjir, sistem polder, kolam retensi, hingga penguatan kelembagaan daerah. Dalam pembahasan tersebut, tim koordinasi dibentuk untuk menjalankan sejumlah tugas strategis, mulai dari memberikan masukan perencanaan dan penganggaran, menyusun rencana kerja tahunan yang bersumber dari APBN, APBD, maupun sumber pendanaan lain, hingga melakukan monitoring, evaluasi, serta pengelolaan pengaudan terkait pelaksanaan program.