Bappeda Kota Surakarta menggelar Rapat Koordinasi Solo Integrated Circular Economy Center pada Jumat, 17 Juli 2026, yang dipimpin oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (IKW) Bappeda, Sihono, S.T., M.T. Rapat yang menghadirkan Direktur PT Maggot Indonesia Lestari (MIL), Markus Susanto, S.E., M.H., ICC., ini menyoroti pentingnya penanganan sampah yang mendesak dan krisis di Kota Surakarta melalui pendekatan pengelolaan yang terdesentralisasi serta berbasis sumber daya lokal yang terukur.
Dalam paparannya, Markus Susanto menekankan bahwa penanganan sampah di tingkat kecamatan dan pemilahan dari sumber merupakan kunci utama untuk mengurangi beban volume sampah harian yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Diskusi juga membahas rencana strategis pemetaan investasi, kelembagaan, dan pendanaan melalui pemanfaatan lahan seluas sekitar 8 hektar di Mojo (Mojomakmur) yang sebagian diproyeksikan untuk pengembangan agritech pendukung circular economy, serta pelibatan berbagai pihak termasuk akademisi dan lembaga seperti Gita Pertiwi guna memvalidasi data timbulan sampah secara akurat.
Menutup rangkaian rapat koordinasi tersebut, disepakati bahwa langkah selanjutnya adalah menunggu penyusunan executive summary yang matang sebelum nantinya dijadwalkan audiensi resmi kepada Wali Kota Surakarta. Konsep penataan pengelolaan sampah untuk lima tahun ke depan ini diharapkan mampu merumuskan proyek percontohan yang komprehensif, mulai dari pemutakhiran data, regulasi, hingga sistem pemeliharaan yang efektif bagi Kota Surakarta.