TEMU FEDEP SUBOSUKAWONOSRATEN DENGAN TEMA “ PENGUATAN JEJARING SOLO RAYA KREATIF SUBOSUKAWONOSRATEN”

Temu FEDEP Subosukawonosraten dengan tema ‘Penguatan Jejaring Solo Raya Kreatif Subosukawonosraten” yang diadakan pada tanggal 23 Agustus 2016 dihadiri oleh Wakil Kepala Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) Ricky Josep Pesik , Pengurus FEDEP Kota Surakarta, FEDEP Se – Subosukawonosraten, Bappeda Kota / Kabupaten Se- Subosukawonosraten dan Narasumber oleh Ir.Paulus Mintarga dari SCCN serta Dr.Sutanto,SSi,DEA dari Fakultas MIPA UNS Kota Surakarta.

SEMINAR RENCANA STRATEGIS KOMISI DAERAH LANJUT USIA KOTA SURAKARTA TAHUN 2016-2020

Sosialisasi dibuka oleh Wakil Walikota Surakarta Selaku Ketua Komda Lansia Kota Surakarta yang sekaligus memberikan arahan. Sosialiasi dihadiri oleh SKPD, Kelurahan, Pengurus Harian Sekretariat Harian Komda Lansia dan masyarakat dalam hal ini PKK.

Bappeda Selenggarakan Bintek Perencanaan Bagi Karang Taruna Kota Surakarta

Bintek Perencanaan Bagi Karang Taruna Kota Surakarta di Ruang Manganti Praja, Balaikota Surakarta yang dilaksanakan 2 kloter yang pertama pada tanggal 10-11 Mei 2016 dan tanggal 17-18 Mei 2016.

Bappeda Selenggarakan Sosialisasi Pengendalian Garam Beryodium

Sosialisasi pengendalian garam beryodium gangguan akibat kekurangan iodium (GAKI) Kota Surakarta ruang Manganti Praja pada Kamis 2 Juni 2016.

Bappeda Selenggarakan Bintek Perencanaan Bagi Karang Taruna Kota Surakarta

Bintek Perencanaan Bagi Karang Taruna Kota Surakarta di Manganti Praja, 10-11 dan 17-18 Mei 201

Bappeda Mulai Lakukan Proses Verifikasi Proposal DPK 2016

Bagian Pemerintahan Umum Setda Kota Surakarta telah melaksanakan Sosialisasi Perwali Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Pembangunan Kelurahan Tahun 2016 pada Senin-Jumat, 18-22 April 2016. Acara ini dihadiri LPMK, Lurah, dan juga Tim DPK Kota yang terdiri dari Bag. Pemerintahan Umum, Bappeda, DPU, DPPKA, Bapermas, PP, PA, dan KB. Pada kesempatan ini dijelaskan beberapa perubahan regulasi dalam penyusunan Proposal DPK tahun 2016. LPMK dan pihak kelurahan dihimbau untuk segera menyusun Proposal DPK agar proses pencairan DPK tahun 2016 tidak terhambat dan on the track.

Bappeda Selenggarakan Konsultasi Publik Ranwal RPJMD 2016-2021

Jumat, 8 april 2016, Bappeda Kota Surakarta menyelenggarakan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMd Kota Surakarta Tahun 2016-2021. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu tahap penyusunan Perda RPJMD Kota Surakarta Tahun 2016-2021. Perda RPJMD tersebut nantinya akan menjadi acuan penyusunan Rencana Strategis SKPD yang sekaligus menjadi dasar menyusunan Renja selama 5 tahun ke depan.

Bappeda Kota Surakarta selenggarakan DKT Tahun 2016

Dalam rangkaian penyelenggaraan Musrenbang RKPD Kota Surakarta Tahun 2016, Bappeda Kota Surakarta menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terbatas pada Rabu, 13 Januari 2016. Sebanyak 30 dari 43 stakeholders yang diundang datang menghadiri acara tersebut. Acara yang dibuka secara langsung pada pukul 09.00 WIB oleh Ir. Ahyani, M.A. selaku Kepala Bappeda Kota Surakarta ini dimulai dengan pemberian informasi tentang Realisasi Usulan Musrenbangcam dan DKT Tahun 2015 pada DPA Bappeda Kota Surakarta Tahun 2016. 

Pendirian dan Pengembangan Solo Science Center (SSC) Tahun 2014

Kegiatan penyusunan dokumen Solo Science Center adalah memperoleh suatu landasan perencanaan dan perancangan Solo Science Center di kota Surakarta yang representatif ditinjau dari berbagai aspek, menarik secara arsitektural dan mencirikan fungsi melalui penekanan desain tanpa meninggalkan kearifan lokal. Sasaran pelaksanaan kegiatan penyusunan dokumen Solo Science Center adalah tersusunnya model perencanaan dan perancangan Solo Science Center di Kota Surakarta.

Bappeda Melakukan Sosialisasi Juknis Musrenbang Kota Surakarta

Dalam rangka persiapan Musrenbang tahun 2015, Bappeda Kota menyelenggarakan Sosialisasi Perwali Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kota Surakarta.

Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui FEDEP 2014

FEDEP (Forum for Economic Development and Employment Promotion) adalah forum pengembangan ekonomi dan perluasan lapangan kerja yang digunakan sebagai tempat jalinan hubungan kerjasama antara institusi terkait dengan stakeholder daerah yang memiliki tujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan ekonomi lokal (PEL) melalui kemitraan/usaha bersama.

Workshop Dewan Riset Daerah (DRD)

Dewan Riset Daerah Kota Surakarta yang dibentuk sejak tahun 2009 dalam kiprahnya terus meningkat upaya dalam mendukung pembangunan kota melalui pengembangan berbagai kebijakan khusunya terkait dengan penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dewan Riset Daerah telah mengadakan "Workshop Pengembangan Industry Kreatif Berbasis Herbal" pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2013 di Hotel Dana dengan maksud dan tujuan: (1) pemanfaatan potensi sumber daya alam khususnya tanaman herbal untuk kesehatan dan menumbuhkembangkan industry makanan/minuman herbal dan (2) mengemas tradisi jamu/herbal dalam kontek industry kreatif dan kepariwisataan.

Review dan Replikasi Pedoman Umum Pengembangan Partisipasi Anak

Review dan Replikasi Pedoman Umum Pengembangan Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan di Kota Surakarta diadakan oleh Bappeda dengan bekerjasama dengan UNICEF. Workshop ini dihadiri oleh 8 kabupaten dan 2 provinsi yang masing-masing unsur Bappeda dan BP3AKB atau SKPD yang membidangi tentang Perlindungan Anak, yaitu Kabupaten Pemalang, Brebes, Klaten, Situbondo, Bondowoso, Pasuruan, Pasuruan, Mataram, NTB, dan Jawa Timur.

Evaluasi Rencana Tindak Lanjut Sistem Perlindungan Anak Di Kota Surakarta

Bappeda mengadakan workshop Evaluasi RTL Sistem Perlindungan Anak dengan maksud untuk menemu kenali kesenjangan dan hambatan serta potensi yang ada pada SKPD pemangku Kepentingan Perlindungan Anak di Kota Surakarta sehingga arah dan kebijakan serta keberlanjutan program KHPIPIA ini bisa tersistem dengan baik yang pada akhirnya adalah untuk kepentingan pemenuhan hak anak dalam rangka menuju Kota Layak Anak.

FGD Monev PUS Kota Surakarta Tahun 2013

Bappeda Kota Surakarta mengadakan diskusi kelompok terbatas (FGD) kegiatan monev Pendidikan Untuk Semua (PUS) dengan peserta seluruh pokja, yang terdiri atas koordinator, anggota, staf administrasi, dan pihak terkait dengan PUS.

Penyusunan Renstra Aksi Percepatan Pencapaian Surakarta Layak Anak Tahun 2015

Bappeda Kota Surakarta dengan dukungan UNICEF menyelenggarakan lokakarya penyusunan Rencana Strategis Aksi Percepatan Kota Layak Naka Kota Surakarta Tahun 2014-2015 di mana perencanaan program inovasi tetap harus disesuaikan dengan RPJMD Kota Surakarta dan Resntra SKPD terkait. Lokakarya ini diadakan pada hari Selasa sampai Kamis tanggal 17 sampai 19 Desember 2013 dan bertempat di Hotel Grand Tjokro Klaten.

Kunjungan Kabupaten Siak dan Kota Semarang

Kamis (27/12/2012), Bappeda Kota Surakarta menerima kunjungan dari Bappeda Kabupaten Siak dan Bappeda Kota Semarang. Kunjungan Bappeda Kabupaten Siak ke Surakarta dalam rangka sharing pelaksanaan penanggulangan kemiskinan di Kota Surakarta dan Tim Penanggulangan Kemiskinan Kota Surakarta. Sedangkan kunjungan Bappeda Kota Semarang ke Surakarta adalah dalam rangka sharing pencapaian MDG’s dan pelayanan publik Kota Surakarta.

TMMD Sengkuyung II Fokus Pada Sarana Infrastruktur

Program TNI Manunggal membangun desa tahap ke-2 yang dilaksanakan selama 21 hari, dari tanggal 10 Oktober 2012 s.d. 31 Oktober 2012 di Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Kota Surakarta ini akan difokuskan pada pembenahan fasilitas infrastruktur baik jalan, maupun saluran sanitasi.

Bappeda Kota Surakarta Tingkatkan Capacity Building SDM

Bappeda Kota Surakarta berupaya meningkatkan capacity building Sumber Daya Manusia di bidang Perencanaan melalui Bintek Penyusunan Renja SKPD mengacu pada Permendagri 54 Tahun 2010. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) pada hari Selasa-Rabu tanggal 1-2 Mei 2012 di Hotel Indah Palace yang dihadiri oleh Pejabat struktural dan staf pengampu perencanaan di masing-masing SKPD.

Posted Tue, 2013-12-10 16:35 by admin in

Workshop Dewan Riset Daerah (DRD)

Dewan Riset Daerah Kota Surakarta yang dibentuk sejak tahun 2009 dalam kiprahnya terus meningkat upaya dalam mendukung pembangunan kota melalui pengembangan berbagai kebijakan khusunya terkait dengan penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dewan Riset Daerah telah mengadakan "Workshop Pengembangan Industry Kreatif Berbasis Herbal" pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2013 di Hotel Dana dengan maksud dan tujuan: (1) pemanfaatan potensi sumber daya alam khususnya tanaman herbal untuk kesehatan dan menumbuhkembangkan industry makanan/minuman herbal dan (2) mengemas tradisi jamu/herbal dalam kontek industry kreatif dan kepariwisataan.

Pengembangan Industry kreatif berbasis herbal adalah merupakan program dalam rangka mendorong tumbuhnya industry kreatif berbasis herbal di kota surakarta. pemanfaatan produk produk Herbal ini merupakan warisan budaya masyarakat kota surakarta khususnya berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan memanfaatkan sumber sumber alam khususnya dari tumbuh tumbuhan yang sangat melimpah dan tumbuh subur di alam indonesia . Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang begitu pesat dan berbagai riset ilmiah telah dilakukan untuk memperkuat dukungan ilmiah pemanfaatan sumber daya alam khususnya tumbuh tumbuhan untuk kesehatan.

Pemajuan di bidang pemanfaatan produk herbal di Indonesia merupakan keharusan mengingat potensi yang begitu besar yang selama ini belum tertangani dengan secara sistematik dan terencana. Beberapa Negara asia lainnya memang sudah terlebih dahulu menangani potensi sumber daya ala mini, dan Indonesia harus mengejar ketertinggalan. Potensi yang melimpah dan keunggulan baik kualitatif maupun kuantitatif menjadi modal yang sangat menentukan dalam memasuki industry herbal untuk bersaing dengan Negara Negara lain.

Narasumber dalam Workshop memberikan point khusus, sebagai berikut:

Dr. Sayekti Wahyuningsih, S.Si., M.Si mengatakan dalam pemaparannya:

  1. Aspek ilmu sains, farmakologi dan farmakoterapi obat herbal. Penggunaan obat tradisional secara umum dinilai lebih aman daripada penggunaan obat modern. Hal ini disebabkan karena obat tradisional memiliki efek samping yang relatif lebih sedikit dari pada obat modern.
  2. Hal-hal penting yang diperhatikan dalam penggunaan obat herbal antara lain : kadnungan bahan aktif, dosis penggunaan, waktu penggunaan, dan ketepatan waktu penggunaan/formulasi
  3. Standarisasi dan quality control obat herbal perlu diperhatikan di antaranya botanical, organoleptic evaluation, biological, dan chemical.

Indah Yuning Prapti, S.KM, M.Kes dari Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Tawangmangu Badan Litbangkes – Kemenkes RI mengatakan pelestarian tanaman obat dapat menggugah kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian tanman obat bagi keberlangsungan kehidupan manusia. KObarkan green campaign. Tantangan buat kita untuk mengembangkan kampong jamu kreatif yang terjamin keamanan dan khasiatnya. Kita harus menguasai Iptek untuk membuat sediaan jamu yang aman, berkhasiat dan menarik Jamu itu nek buka pahit.

Drs. Nyoto Wardoyo, Apt dari PT Deltomed Laboratories, dalam pemaparannya:

  1. Industrialisasi Herbal Indonesia. Dalam pembutan obat tradisional yang baik ada beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya system manajemen mutu, personalia, bangunan, peralatan, sanitasi & hygiene, penyiapan bahan baku, pengolahan & pengemasan, dan pengawasan mutu.
  2. Lokasi tumbuh tanaman obat dipengaruhi oleh iklim, kondisi tanah, suhu, curah hujan dan sinar matahari. Perlakuan masa tanam tanaman herbal dipengaruhi oleh penggunaan pupuk, penggunaan pestisida, dan tanaman pengganggu.
  3. Maping tanaman obat asli Indonesia sangat diperlukan, teknologi budidaya, dan teknologi pasca panen yang dibutuhkan untuk pengembangan obat herbal.

 

Bahan paparan dapat diunduh di sini.

 

Kontak Kami

Alamat : Jl. Jend. Sudirman No. 2 Surakarta
Telp. : (0271) 642020 psw. 405; (0271) 655277
Fax : (0271) 655277
E-Mail :
bapeda_solo@yahoo.co.id
bappeda.surakarta@gmail.com